logo

logo

Skema Sistem Aliran Peredaran Darah Ikan


Sistem sirkulasi tersusun atas dari berbagai komponen utama, yaitu jantung, pembuluh, dan cairan tubuh yang beredar (bersirkulasi). Jantung berfungsi sebagai pompa penggerak cairan, sedangkan pembuluh berfungsi sebagai saluran yang akan dilalui cairan yang beredar keseluruh tubuh. System sirkulasi pada hewan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sistem sirkulasi terbuka dan tertutup. Sistem sirkulasi terbuka antara lain dapat ditemukan pada Moluska dan Arthropoda. Sementara hewan yang mempunyai sistem sirkulasi tertutup dapat ditemukan pada Vertebrata (Isnaeni, 2006). 

Sistem peredaran darah pada ikan air tawar dan air laut secara garis besar sama. Contoh sistem peredaran darah ikan hiu, lele, ikan mas, bandeng, mujair, tembakul, nila, dan gatul yang terdiri dari jantung (cor) sebagai pusatnya dan pembuluh darah nadi (arteri) dan balik (vena). Jantung terletak dalam rongga pericardium dibawah faring. Jantung ikan terdiri dari dua ruang, serambi (atrium) dan bilik (ventrkel). Jantung berisi darah yang sudah dipakai yang berasal dari tubuh bagian depan dan belakang. Dari jantung melalui bulbus artriosus darah mengalir ke insang. Pertukaran gas COdan O2 terjadi dalam arteri branchialis afferent dan arteri branchialis efferent dalam filament insang. Selanjutnya melalui aorta dorsalis, darah menuju ke tubuh bagian depan dan belakang (Soemadji.dkk, 1993). 

Sinus venosus menerima darah dari vena hepatica dan vena cardialis. Darah dari kepala dikumpulkan oleh vena cardial anterior dan darah dari ginjal dan gonad dikumpulkan oleh vena kardial posterior. Darah dari ekor menuju system portal renalis lalu  ke kapiler ginjal (Sukya, 2003). Pada waktu darah melalui insang, karbondioksida dilepaskan dan oksigen diambil, hal ini mengubah darah menjadi darah arteri. Aorta dorsal membagi darah ini melalui cabang-cabangnya keseluruh bagian tubuh (Ville.dkk, 1988).

Macam-macam pembuluh darah pada ikan:
  1. Arteri. Merupakan pembuluh darah yang menimbulkan tahanan rendah dan berperan dalam menyalurkan darah keseluruh jaringan tubuh. Bertindak sebagai reservoir tekanan untuk mempertahankan aliran darah anatara sistol bilik jantung.
  2. Arteriol. Pembuluh darah yang merupakan tempat utama tahanan terhadap aliran darah dan berperan dalam mendistribusikan atau membagi-bagi darah keberbagai alat tubuh.
  3. Kapiler. Pembuluh darah dimana terjadi pertukaran zat antara darah dengan cairan jaringan.
  4. Venula. Pembuluh darah yang menampung darah dari kapiler dan mengalirkan ke pembuluh darah vena.
  5. Vena. Pembuluh darah yang memiki tahanan terhadap aliran darah kecil dan berperan menampung darah dari seluh tubuh melalui venula dan mengalirkan kembali kejantung (Wulangi, 1994).


Contoh Prosedur Pengamatan Peredaran Darah Ikan Gatul

A. Alat dan bahan
Alat :
a. Gelas piala
b. Pipet tetes
c. Cawan Petri
d. Kaca benda
e. Mikroskop Cahaya

Bahan :
a. Ikan Kepala Timah
b. Kapas
c. Air

B. Cara kerja
  1. Mengambil 1 ekor Ikan Kepala Timah (gatul) kemudian membungkus tubuhnya, kecuali bagian ekor dengan menggunakan kapas yang telah dibasahi air.
  2. Menempatkan ikan pada kaca benda dengan posisi miring. Mengusahakan agar ikan tidak kekeringan (selalu ditetesi air).
  3. Mengamati ikan tersebut di bawah mikroskop dengan perbesaran 10x10.
  4. Mengenali macam-macam pembuluh darah yaitu arteri, arteriole, kapiler, vena, dan venula pada ekor ikan.
  5. Mengamati laju aliran darah, arah aliran darah dan percabangannya.
Hasil Pengamatan:

Subscribe to receive free email updates: